wahabinews

Mengungkap Fakta Wahabi

Zainuddin Labai el Yunusi .. Siapakah dia ?

ZAINUDDIN LABAI EL YUNUSI (1308-    H/1890-1924 M)
      Salah seorang ulama pembaharu di Sumatra barat (minangkabau). Lahir di Padang Panjang pada 12 Rajab 1308 H / 1890 M. Ayahnya Syekh Muhammad Yunus adalah seorang ulama didaerahnya. Pada usia 8 tahun ia belajar di Gubernement hingga kelas 4, kemudian ia keluar dan mulai belajar agama kepada ayahnya. Tetapi ayahnya meninggal dan ia berhenti belajar selama 2 tahun dengan pekerjaan tak menentu.
     Kemudian ibunya menasehati supaya belajar lagi, kemanapun ia sukai. Mula-mula ia belajar kepada H. Abdullah Ahmad di padang, tetapi hanya 8 hari tinggal disana kemudian kembali pulang, lalu belajar kepada Syekh Abbas abdullah di Padang jipang. Disini kemudian ia menjadi guru tua (guru bantu). Ia pernah berselisih dengan gurunya, karena ilmu yang belum dipelajarinya sudah diajarkan kepada murid-muridnya.
    Pada tahun 1913 ia pulang ke padang Panjang dan mengajar di Surau Jembatan Besi. Pada waktu itu ia mulai menulis di majalah Al Munir (yang diterbitkan oleh H. Abdullah ahmad) dengan membawa paham pembaharuan. Tetapi karena mendapat serangan dari kaum tua, maka ia menerbitkan majalah Al akhbar untuk membela pendirian Al Munir. Di Majalah ini ia menjadi pemimpinnya bersama Abdul Majid Saidi. Tetapi pada tahun 1916 baik majalah Al akhbar maupun Al Munir berhenti terbit, karena percetakannya terbakar habis.
    Pada tahun 1915, ia mendirikan Diniyah School (Madrasah diniyah) di padang panjang. Pada mulanya ia hanya mempunyai 50 oarang murid, tetapi ia terus berupaya untuk memajukan lembaga pendidikannya dan akhirnya   dapat menyamai sekolah pemerintah waktu itu. Diniyah school mempunyai 7 kelas seperti HIS. Pada tingkat dasar pelajaran yang diberikan dalam bahasa Melayu dan memakai buku-buku bahasa Melayu karyanya sendiri. Pada tingkat dasar ini buku yang dipakai adalah buku karangannya, sedang pada tingkat tsanawiyah ia memakai kitab-kitab keluaran Mesir dan Beirut. Tetapi diniyah school yang pertama ini terpaksa ditutup pada tahun 1935 M.
     Pada tahun 1918 Sumatra Thawalib Padang panjang menerbitkan kembali majalah Al Munir dibawah pimpinannya. Dalam Al Munir itulah ia kemudian mengeluarkan pendapat-pendapat tentang pembaharuan dan mengeluarkan fatwa-fatwa yang kadang bertentangan dengan kaum ulama tua. Banyak ulama yang tidak menyetujui pendapat-pendapatnya dan ada yang memvonisnya sebagai ulama sesat, ulama wahabi, yang telah keluar dari madzhab ahlusunnah wal jama’ah. Apalagi karena ia berpakaian cara eropa, berpentalon, berdasi dan bertopi.
    Ia meninggal pada bulan Shafar 1342 H / Juni 1924 M di Padang panjang dalam usia yang relatif muda, 34 tahun.
Sumber: http://ensikperadaban.com/?TOKOH_%26amp%3B_INTELEKTUAL_MUSLIM_INDONESIA:Tokoh_Pembaharuan_awal:Zainuddin_Labai_el_Yunusi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on April 14, 2012 by .
%d blogger menyukai ini: